Halo kawan,bagaimana dengan karya kalian hari ini?
sudahkan tercipta sebuah mahakarya dari tanganmu?kalo blm semoga biografi tokoh satu ini bisa kembali meledakkan semangat kita untuk berkreasi.
Kehadiran mereka para tokoh Fotografi memang sungguh luar biasa untuk perkembangan seni hingga saat ini,jadi g salah dong setidaknya kita mengenal siapa senior kita dulu kala?
iya g?
Hmmmmm kali ini saya akan posting Biografi seorang seniman luar biasa dari Jerman,
Siapa dia?
okeh langsung saja yah
Cekidot...
Albert Bierstadt, lahir di Solingen, Jerman. Dia tinggal hanya sekitar dua tahun ketika keluarganya pindah dari Jerman ke New Bedford di Massachusetts. Pada
tahun 1853 ia kembali ke Jerman untuk belajar di Dusseldorf, di mana ia menyempurnakan kemampuan teknisnya dengan lukisan lanskap Alpine. Setelah
ia kembali ke Amerika pada tahun 1857, ia bergabung dengan sebuah
ekspedisi darat survey yang memungkinkan dia untuk melakukan perjalanan
ke barat di seluruh negeri.Sepanjang
rute, dia mengambil foto-foto tak terhitung jumlahnya dan membuat
sketsa dari pegunungan megah dan formasi batuan dramatis yang menjadi
studi untuk kanvas besar yang dicat di studio New York-nya. Pada
bulan Desember 1857 Athenaeum Boston membeli salah satu karyanya, The
Portico dari Octavia, Roma, dan dari hasil karnya nya itu sudah bisa menjamin karirnya. Bierstadt selalu mencintai pegunungan, ia mengunjungi Pegunungan Putih sebelum ia berangkat ke Dusseldorf.Sekitar tahun 1859 atau 1860, Bierstadt mengunjungi New Hampshire dengan saudaranya, Edward, yang bekerja di media fotografi. Dia tinggal di Gedung Conway di Conway, daftar dirinya sebagai "A. Bierstadt, New York," pada tanggal 13 September 1862. Dia juga menghabiskan banyak waktu di Gedung Glen pada tahun 1869 saat bekerja di Renang Emerald, dan karyanya itu dianggap karya terbaik.Karyanya dipamerkan di Boston Athenaeum 1859-1864, di Brooklyn Asosiasi Seni 1861-1879, dan di Klub Seni Boston 1873-1880
Karyanya yang bertema pemandangan romantis Barat, dicat dalam skala besar dengan kelimpahan pencahayaan detail dan dramatis, menangkap imajinasi dari abad ke-19 kolektor seni dan minat mereka melempar Bierstadt ke puncak pasar seni Amerika. Lukisannya membawa rekor harga dalam hidupnya, Bierstadt menikmati sukses luar biasa dan pengakuan dari para pecinta seni.Bierstadt menjadi terkenal secara internasional untuk lukisannya yang indah dan besar mulai dari barat Amerika,dan karya-karyanya begitu laris terjual di koleksi publik dan swasta dengan harga tinggi untuk zamannya. Popularitas dan kekayaannya naik ke skala yang luar biasa.Pada tahun 1867 ia menikah dan ia beserta pengantin barunya pergi ke London. Di sana pasangan ini tinggal di Nassau, dan Bierstadt mulai melukis daerah tropis dari Nassau sebagai akibat dari tinggal di sana.Dia meninggal mendadak pada tahun 1902 dan orang-orang sepertinya lupa karyanya sampai tahun 1960. Orang-orang menjadi lebih tertarik dalam melestarikan tanah nasional Amerika Serikat, dan lukisannya mulai ditampilkan lagi.Meskipun demikian, lukisannya tetap populer. Dia adalah seorang seniman produktif, setelah menyelesaikan lebih dari 500 (mungkin sebanyak 4000) lukisan selama hidupnya, yang sebagian besar selamat banyak tersebar melalui museum di seluruh Amerika Serikat. Cetakan yang tersedia secara komersial bagi banyak orang. Lukisan asli sendiri juga sesekali datang untuk dijual, dengan harga yang semakin meningkat.
Penghargaan
Karena bunga Bierstadt terdapat di lanskap pegunungan,Gunung Bierstadt di Colorado diberi namanya untuk menghormati semua jasanya.Pada tahun 1998, Amerika Serikat Postal Service mengeluarkan serangkaian 20 perangko berjudul "Empat Abad Seni Amerika", salah satu yang menampilkan Albert Bierstadt The Last of Buffalo.
Semoga posting ini bisa bermanfaat........
Terimakasih telah membaca posting saya......
^_^
^_^

0 komentar
Posting Komentar